Aritmatika Sosial dalam Kegiatan Ekonomi

Aritmatika Sosial dalam Kegiatan Ekonomi – Pada kesempatan ini admin tarokutu.com akan berbagi tentang Aritmatika Sosial dalam Kegiatan Ekonomi, sebelumnya admin juga sudah berbagi tentang Logika Matematika.

Pernahkah kalian membeli buku tulis di sebuah toko buku atau di swalayan? Di swalayan atau toko buku, biasanya barang dijual dalam jumlah banyak (grosir). Harga barang yang dijual dalam jumlah banyak biasanya lebih rendah daripada jika dijual secara eceran. Bandingkan jika kalian membeli buku tulis dalam jumlah banyak di toko buku dengan membeli secara eceran di toko dekat rumahmu.

Aritmatika Sosial dalam Kegiatan Ekonomi

Aritmatika Sosial dalam Kegiatan Ekonomi

1. Menghitung Nilai Keseluruhan, Nilai Per Unit, dan Nilai Sebagian

Seorang pemilik toko menjual satu kotak karet penghapus dengan harga Rp8.400,00. Ternyata, dalam satu kotak terdapat 12 buah karet penghapus. Seseorang membeli sebuah karet penghapus dan pemilik toko menjualnya dengan harga Rp700,00. Dalam hal ini, harga satu kotak karet penghapus = Rp8.400,00 disebut nilai keseluruhan, sedangkan harga satu buah karet  penghapus = Rp700,00 disebut nilai per unit.

Contoh soal

Seorang pedagang buah membeli 12 buah durian. Ia membayar dengan 3 lembar uang seratus ribuan dan mendapat uang kembalian sebesar Rp30.000,00.

a. Tentukan har ga pembelian seluruhnya.

b. Tentukan har ga pembelian tiap buah.

c. Jika pedagang tersebut hanya membeli 8 buah durian, berapakah ia harus membayar?Menghitung-Nilai-Keseluruhan-Nilai-Per-Unit-dan-Nilai-Sebagian

2. Harga Pembelian, Harga Penjualan, Untung, dan Rugi

Pak Sirait membeli televisi dengan harga Rp1.250.000,00. Sebulan kemudian televisi tersebut dijual dengan harga Rp1.400.000,00. Dalam hal ini, Pak Sirait mengalami untung Rp150.000,00. Jika Pak Sirait hanya mampu menjual dengan harga Rp1.050.000,00, dikatakan Pak Sirait mengalami rugi Rp200.000,00. Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan sebagai berikut.

Harga beli adalah har ga barang dari pabrik, grosir , atau tempat lainnya. Harga beli sering disebut modal. Dalam situasi tertentu, modal adalah harga beli ditambah dengan ongkos atau biaya lainnya.

Harga jual adalah har ga barang yang ditetapkan oleh pedagang kepada pembeli. Untungatau labaadalah selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian jika harga penjualan lebih dari harga pembelian.

Laba = harga penjualan – harga pembelian

Rugi adalah selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian jika harga penjualan kurang dari harga pembelian.

Rugi = harga pembelian – harga penjualan

Contoh Soal

Seorang pedagang membeli jeruk sebanyak 40 kg dengan harga Rp6.500,00 per kg. Kemudian 30 kg di antaranya dijual dengan harga Rp7.000,00 per kg, dan sisanya dijual dengan harga Rp6.000,00 per kg. Hitunglah

a. harga pembelian;

b. harga penjualan;

c. besarnya untung atau rugi dari hasil penjualan tersebut.Harga-Pembelian-Harga-Penjualan-Untung-dan-Rugi

3. Persentase Untung atau  Rugi

a. Menentukan persentase untung atau rugi

Pada bab yang lalu, kalian telah mengetahui mengenai persen. Coba ingat kembali materi tersebut. Persen artinya per seratus. Persen ditulis dalam bentuk p% dengan p bilangan real.

Dalam perdagangan, besar untung atau rugi terhadap harga pembelian biasanya dinyatakan dalam bentuk persen.Persentase-Untung-atau-Rugi

Rumus di atas dapat diterapkan pada contoh soal berikut.

Contoh Soal

Seorang pedagang membeli 1 kuintal beras dengan harga Rp6.000,00 per kg. Pedagang itu menjual beras tersebut dan memperoleh uang sebanyak Rp620.000,00. Tentukan persentase untung atau rugi pedagang itu.Contoh-Persentase-Untung-atau-Rugi

b. Menentukan harga penjualan dan harga pembelian jika persentase untung atau rugi diketahui

Jika persentase untung atau rugi diketahui, kita dapat menghitung harga beli atau harga jualnya. Kalian telah mengetahui bahwa untung (laba) = harga penjualan – harga pembelian, maka

1) harga penjualan = harga pembelian + untung;

2) harga pembelian = harga penjualan – untung.

Kalian juga telah mengetahui bahwa

rugi = harga pembelian – harga penjualan, maka

1) harga penjualan = harga pembelian – rugi;

2) harga pembelian = harga penjualan + rugi.

Catatan:

Dalam bentuk persen, harga beli dapat dianggap sebagai modal = 100%.

Contoh Soal

Seorang pedagang menjual suatu barang dengan harga Rp210.000,00 dan mendapat untung 5% dari harga beli. Tentukan harga beli barang tersebut.Menentukan-harga-penjualan-dan-har-ga-pembelian-jika-persentase-untung-atau-rugi-diketahui

Baca juga :

Demikianlah info singkat dari admin tarokutu.com tentang Aritmatika Sosial dalam Kegiatan Ekonomi yang bisa dibagikan. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan dalam masalah Matemtika. [tu]

Aritmatika Sosial dalam Kegiatan Ekonomi | admin | 4.5