Indonesia di bawah Kekuasaan Inggris (1811 -1816)

Indonesia di bawah Kekuasaan Inggris (1811 -1816) – Pada tanggal 3 Agustus 1811, Angkatan Laut Inggris mendarat di Teluk Bataviadi bawah pimpinan Gilbert Eliot, Lord Minto, dan Thomas Stamford Raffles. Armada angkatan laut Inggris terdiri dari 100 kapal dengan membawa 1.200 orang. Pendaratandipimpin oleh Jenderal Auchmuty pada tanggal 4 Agustus 1811. Pada tanggal 8 Agustus 1811, mereka berhasil menguasai Batavia. Jenderal Jumel yang ditugaskanmempertahankan Batavia terpaksa mundur hingga di garis pertahanan Meester Cornelis.Kemudian pimpinan pertahanan diambil oleh Jansens. Ia dihimbau agar Pulau Jawadiserahkan kepada Inggris tetapi ditolak. Segera terjadi pertempuran yang hebat diMeester Cornelis selama 16 hari. Tentara Belanda ternyata tidak sanggup bertahansehingga Jansens mundur ke arah Bogor. Dari Bogor ia berangkat ke Semarang denganharapan dapat mempertahankan PUlau Jawa dari sana. Ia juga mengharapkan raja-raja yang berkuasa dapat memberikan bantuan, tetapi hal itu tidak terpenuhi.Indonesia di bawah Kekuasaan Inggris (1811 -1816)

Pada tanggal 18 September 11811, Jansens terpaksa menyerahkan kepadaInggris. Ia menandatangi Perjanjian Tuntang yang isinya sebagai berikut.

  1. Pulau Jawa, Palembang, dan Makasar diserahkan kepada Inggris
  2. Semua anggota tentara Belanda ditahan
  3. Pemerintah Inggris tidak akan mengakui utang-utang yang dibuat oleh pemerintahPrancis selama masa pemerintahan Daendels
  4. Pegawai-pegawai pemerintah yang masih ingin bekerja di bawah pemerintahInggris boleh ettap memegang jabatannya.

Kapitulasi Tuntang tanggal 18 September 1811 secara resmi telah mengakhiri kekuasaan Belanda di Indonesia. Kepulauan Indonesia jatuh ke tangah Inggris. Gubernur Jenderal EIC (East India Company), Lord Minto yang berkedudukan di India, mengangkat Raffles sebagai penguasa di Indonesia, sebagai Letnan Gubernur yang berkedudukan di Batavia. Setelah diangkat sebagai penguasa di Jawa (Indonesia), maka Raffles pun segera mengambil langkah-langkah penting dalam upaya memperkuat kebijaksanaan kolonialisme yang baru. Tindakan Raffels yang terkenal adalah dalam bidang ekonomi, antara lain sebagai berikut.

  • Pelaksanaan sistem sewa tanah atau pajak tanah (land rent) yang akan meletakkan dasar bagi perkembangan sistem perekonomian uang.
  • Penghapusan pajak dan penyerahan wajib hasil bumi.
  • Penghapusan kerja rodi dan perbudakan.
  • Penghapusan sistem monopoli.
  • Peletakan desa sebagai unit administrasi penjajahan.

Baca :

Tahun 1816, Raffles telah mengakhiri kekuasaannya di Indonesia. [tu]

Indonesia di bawah Kekuasaan Inggris (1811 -1816) | admin | 4.5