Pengertian Membran Inti

Pengertian Membran Inti – Pada kesempatan ini admin tarokutu.com akan berbagi informasi mengenai Pengertian Membran IntiPengertian Membran Inti adalah membran ganda yang terdiri atas asam nukleat (DNA dan RNA) serta protein Kromatin inti disusun terutama oleh benang DNA yang diikat oleh protein histon.

Selama pembelahan sel, kromatin berkondensasi menjadi kromosom bagian padat dari DNA disebut anak inti (nukleolus) dan terlibat aktif dalam memproduksi ribosomal RNA (r-RNA) dan ribocom.

Pengertian Membran Inti

Inti sel atau nukleus sel adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein seperti histon. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel. Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. Selain itu, nukleus juga berfungsi untuk mengaturn gen saat terjadi pembelahan sel, memproduksi mRNA untuk mengodekan protein, sebagai tempat sintesis ribosom, tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA, serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.Pengertian Membran Inti

Struktural utama nukleus adalah membran inti, suatu membran lapis ganda yang membungkus keseluruhan organel dan memisahkan bagian inti dengan sitoplasma sel, serta lamina inti, suatu struktur dalam nukleus yang memberi dukungan mekanis seperti sitoskeleton yang menyokong sel secara keseluruhan. Membran inti dipisahkan oleh ruangan sekitar 20-40 nm yang disebut rongga perinukleus. Bagian luar membrane inti berbatasan dengan sitoplasma dan menyatu dengan retikulum endoplasma kasar (RER).

Baca : Transportasi Zat Melalui Membran

Terdapat pori-pori inti hampir di seluruh permukaan membrane inti yang menyatukan lapisan membran luar inti dan membran dalam inti denagn diameter sekitar 100 nm. Sangat berperan dalam lalu lintas ribosom, mRNA, dan protein-protein inti. Juga sebagai gerbang ysng menghubungkan antara sitoplasma dengan nukleoplasma. Tidak semua molekul dapat masuk dan keluar melalui pori inti ini karena terdapat prosedur yang sangat kompleks.

Membran dalam inti sedikit berbeda kandungan dan fungsi dengan membran luar inti. Karena membran inti berhubungan dengan retikulum endoplasma, maka akan tumbuh dan melebar dengan ceoat dengan pergantian materi dengan retikulum endoplasma. Hal ini dapat memfasilitasi nukleolus mengubah bentuk dan mengembalikan bentuk membran inti ketika mitosis terjadi. Salah satu keuntungan membran ganda ini adalah masing-masing membran terspesialisasi untuk berinteraksi dengan komponen-komponen yang ada di sitoplasma atau nukleoplasma sehingga kerja nukleoulus menjadi lebih efektif. Contohnya, beberapa protein di dalam membran dalam inti hanya berhubungan dengan lapisan lamina saja.

Struktur lainnya adalah lapisan tebal tak beraturan berbentuk serabut yang menempel pada membran dalam inti yang dikenal dengan lamina inti. Tiap sel memiliki ketebalan yang berbeda-beda dan kadang sangat sulit ditemukan dengan mikroskop. Namun, ada bukti secara kimiawi bahwa lamina inti benar-benar ada di semua sel eukariot. Sangat berperan dalam mengoordinasi kedua membran inti dan kromatin. Struktur lamina inti terdiri dari benang-benang acak yang mengandung protein-protein spesifik.

Baca : Pengertian Kultur Jaringan

Pada vertebrata, lamina inti menghasilkan tiga polipetida penting yang menempel secara spesifik pada membran dalam inti. Komponen lainnya yang lebih spesifik menempel pada kromatin. Polipeptida lamina inti adalah komponen dalam pemberhentian dan pembentukan ulang membran inti yang terjadi ketika mitosis. Pada profase, hampir semua protein lamina inti dilepaskan dari membran inti dan akan berdifusi ke sitoplasma sehingga lamina inti terfosforilasi. Kromatin yang menempel pada lamina inti akan terlepas dan mulai menebal menjadi kromatid. Ketika mencapai fase telofase, lamina inti mengkaktifkan kembali ptrotein-protein untuk melakukan defosforilisasi sehingga lamina inti terbentuk kembali. Setelah lamina ini terbentuk, protein spesifik lainnya akan bereaksi dengan membran inti dan kromatid yang mulai menipis. Membran inti terbentuk kembali dengan pori-pori inti. Lamina inti menempel kembali dengan membran dalam inti dan kromatid serta menjaga bentuk nukleolus.

Peran lainnya dari lamina inti adalah menjaga pori-pori inti agar tetap ditempatnya dan menjaga bentuk dari membran inti. Juga menjaga jarak antara kromatin dengan membran inti selama interfase. Keduanya dikoordinasikan dengan jelas dimana kromatin dicegah agar tidak bergerak disekitar pori-pori inti.

Fungsi Membran Inti, yaitu :

a. Fungsi Membran inti yang sebelah luar melanjut ke endoplasmik retikulum dan seringkali mengandung ribosom, yang selanjutnya dikenal sebagai granular endoplasmik reticulum atau Rough Endoplas­mic Reticulum (R-ER atau G-ER).

b. Fungsi Membran inti yang sebelah dalam tidak mengandung ribosom. Perforasi membran inti karena adanya porus dengan diameter 40 – 100 um. Per inti sel terdapat 3000 porus dan porus ini sebagai tempat lalunya pertukaran zat (Contohnya : mRNA) antara inti dengan sitoplasma.

Baca : Ciri Ciri Virus

Fungsi membran inti dalam sel hewan adalah untuk menahan DNA di dalam nukleus untuk melindunginya dari zat sekitarnya. Membran inti juga mengatur zat yang dapat masuk atau keluar inti. Membran inti, juga dikenal sebagai selubung inti, mengelilingi setiap inti yang ditemukan dalam sel-sel hewan. Memisahkan cairan di dalam inti sel dari bahan luar. Membran inti memiliki fungsi melindungi DNA di dalam nukleus dari sekitar zat eksterior.

Hal ini dilakukan dengan mengatur apa zat yang dapat memasuki atau meninggalkan inti, menurut Portal-edu. Membran inti memiliki lapisan ganda yang terdiri dari membran luar yang kontinu dan membran dalam yang dipisahkan oleh ruang perinuklear. Kedua membran luar dan dalam yang terbuat dari fosfolipid, yang merupakan lipid yang mengandung gugus fosfat dalam molekul mereka.

Zat yang harus lulus masuk atau keluar dari inti, seperti protein, ion atau molekul yang sangat kecil, hanya dapat melakukannya melalui pori-pori inti, yang merupakan lubang pada membran inti. Agar molekul yang lebih besar dapat menyeberangi membran inti, mereka harus memiliki penanda yang sesuai sehingga protein yang melapisi pori-pori mampu mengenali.

Demikianlah info singkat Pengertian Membran Inti dari admin tarokutu.com, semoga bermanfaat. [tu]

Pengertian Membran Inti | admin | 4.5