Pengertian Titik, Garis, dan Bidang pada Ruang Dimensi Tiga

Pengertian Titik, Garis, dan Bidang pada Ruang Dimensi Tiga – Pada kesempatan ini admin tarokutu.com akan berbagi informasi mengenai Pengertian Titik, Garis, dan Bidang pada Ruang Dimensi Tiga yang merupakan bagian materi Matematika SMA Kelas 10.

Pengertian Titik, Garis, dan Bidang pada Ruang Dimensi Tiga

Dalam materi ruang dimensi tiga tidak pernah terpisahkan dengan konsep titik, garis dan bidang. Konsepnya berurutan dimulai dengan konsep titik, kemudian garis, lalu bidang dan terakhir konsep ruang. Jika Anda mempelajari konsep ruang maka anda harus menguasai konsep bidang. Konsep bidang akan anda kuasai jika anda sudah paham dengan konsep garis. Konsep garis ini juga akan anda kuasai jika anda juga sudah paham dengan konsep titik. Jadi konsep titik ini merupakan konsep paling dasar dalam mempelajari konsep ruang tiga dimensi. Jadi Mafia Online sarankan sebaiknya Anda mempelajarinya dari konsep dasar terlebih dahulu baru lanjut ke konsep berikutnya.

Oke sekarang kita akan bahas satu persatu konsep tersebut. Mulai dari konsep titik, garis, dan bidang.

Titik

Kita tidak asing dengan istilah titik. Bahkan setiap kita menulis kita selalu menggunakannya. Apakah sama titik dalam “dunia menulis” dengan titik dalam “dunia matematika”?

Dalam “dunia menulis” titik merupakan tanda yang digunakan untuk mengakhiri sebuah kalimat, sedangkan dalam “dunia matematika” titik merupakan sesuatu yang punya kedudukan, tetapi titik tidak punya ukuran. Sama seperti dalam dunia menulis, dalam dunia matematika titik direpresentasikan dengan sebuah noktah “.”. Hanya saja dalam dunia matematika titik diberi nama dengan menggunakan huruf kapital seperti A, B, atau C, dan seterusnya. Pada gambar di bawah ini diperlihatkan dua buah titik, yaitu titik B dan titik Q. titik

Garis

Oke, sekarang kita akan bahas mengenai garis. Garis adalah himpunan titik-titik yang anggotanya terdiri dari lebih dari satu buah titik. Titik-titik tersebut berderet ke kedua arah yang berlawanan sampai jauh tak terhingga. Model atau representasi suatu garis misalnya seperti seutas benang atau tali lurus yang dapat diperpanjang kedua arah yang berlawanan sampai jauh tak terhingga. Garis hanya mempunyai ukuran panjang. Berbeda dengan titik yang diberi nama menggunakan satu buah huruf kapital, sedangkan garis diberi nama dengan menggunakan huruf kecil seperti g, h, k, dan seterusnya, atau dua buah huruf kapital seperti AB, AC, BC, dan seterusnya. Pada gambar di bawah ini diperlihatkan dua buah garis, yaitu garis h dan garis AB.Garis

Bidang

Bidang adalah himpunan garis-garis yang anggotanya terdiri dari lebih dari satu buah garis. Jadi, pada sebuah bidang, terdiri dari banyak sekali garis. Model sebuah bidang adalah permukaan sebuah kertas yang dapat diperlebar ke semua arah. Bidang mempunyai ukuran panjang dan lebar serta diberi nama dengan menyebutkan titik-titik sudut dari bidang tersebut atau memakai huruf α, β, γ , dan seterusnya. Pada gambar di bawah ini diperlihatkan dua buah bidang, yaitu bidang α dan bidang ABCD.Bidang

Demikian konsep titik, garis dan bidang. Dari pengertian titik, garis, dan bidang akan memunculkan aksioma atau postulat tentang titik, garis dan bidang yaitu:

  • Melalui dua buah titik sembarang yang tidak berimpit hanya dapat dibuat satu garis lurus
  • Melalui tiga titik sembarang, hanya dapat dibuat satu buah bidang.
  • Melalui satu titik dan garis yang tidak melewati titik tersebut dapat dibuat sebuah bidang
  • Melalui dua buah garis sejajar atau garis yang saling berpotongan dapat dibuat sebuah bidang.
  • Jika suatu garis dan suatu bidang mempunyai dua titik persekutuan, maka garis itu seluruhnya terletak pada bidang.

Nah aksioma-aksioma di atas penting untuk anda pahami untuk memahami materi berikutnya yaitu menggambar irisan bidang pada bangun ruang. Semoga konsep ini membantu Anda dalam mempelajari konsep-konsep berikutnya di materi ruang dimensi tiga. [tu]

Pengertian Titik, Garis, dan Bidang pada Ruang Dimensi Tiga | admin | 4.5