Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

Pertidaksamaan Linear Satu Variabel – Pertidaksamaan Linear Satu Variabel di sini akan dipaparkan secara umum saja untuk lebih mengenal Pertidaksamaan Linear Satu Variabel. Untuk lebih memahami dengan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel yang khusus dipelajari oleh siswa SMP pada tingkatan kelas 7 perhatikan dengan baik materi Matematika SMP Kelas 7 tentang Pertidaksamaan Linear Satu Variabel berikut ini.

Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

Dalam kehidupan sehari-hari, tentu kalian pernah menjumpai atau menemukan kalimat-kalimat seperti berikut.

  • Berat badan Asti lebih dari 52 kg.
  • Tinggi badan Amri 7 cm kurang dari tinggi badanku.
  • Salah satu syarat menjadi anggota TNI adalah tinggi badannya tidak kurang dari 165 cm.
  • Sebuah bus dapat mengangkut tidak lebih dari 55 orang.

Bagaimana menyatakan kalimat-kalimat tersebut dalam bentuk kalimat matematika? Untuk dapat menjawabnya pelajari uraian berikut.

1. Pengertian Ketidaksamaan

Agar kalian memahami pengertian ketidaksamaan, coba ingat kembali materi di sekolah dasar mengenai penulisan notasi <, >,
≤, ≥, dan ≠.

  • 3 kurang dari 5 ditulis 3 < 5.
  • 8 lebih dari 4 ditulis 8 > 4.
  • x tidak lebih dari 9 ditulis x ≤ 9.
  • Dua kali ytidak kurang dari 16 ditulis 2y ≥ 16.

Kalimat-kalimat 3 < 5, 8 > 4, x ≤ 9, dan 2y ≥ 16 disebut ketidaksamaan.

Secara umum dapat dituliskan sebagai berikut.

Suatu ketidaksamaan selalu ditandai dengan salah satu tanda hubung berikut.

“<” untuk menyatakan kurang dari.

“>” untuk menyatakan lebih dari.

“≤” untuk menyatakan tidak lebih daria tau kurang dari atau sama dengan.

“≥” untuk menyatakan tidak kurang daria tau lebih dari atau sama dengan.

2. Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

Di bagian depan telah kalian pelajari bahwa suatu persamaan selalu ditandai dengan tanda hubung “=”. Pada bagian ini kalian akan mempelajari ciri suatu pertidaksamaan.

  • Perhatikan kalimat terbuka berikut.
    6x< 18
  • 3p– 2 > p
  • p+ 2 ≤5
  • 3x– 1 ≥ 2x+ 4

Kalimat terbuka di atas menyatakan hubungan ketidaksamaan. Hal ini ditunjukkan adanya tanda hubung <, >, ≤, atau ≥.

Kalimat terbuka y ang menyatakan hubungan ketidaksamaan (<, >, ≤, atau ≥) disebut pertidaksamaan.

Pada kalimat (a) dan (d) di atas masing-masing mempunyai satu variabel yaitu xyang berpangkat satu (linear). Adapun pada kalimat (b) dan (c) mempunyai satu variabel berpangkat satu, yaitu p. Jadi, kalimat terbuka di atas menyatakan suatu pertidaksamaan yang mempunyai satu variabel dan berpangkat satu.

Pertidaksamaan linear satu variabel adalah pertidaksamaan yang hanya mempunyai satu variabel dan berpangkat satu (linear).

3. Penyelesaian Per tidaksamaan Linear Satu V ariabel

Pada bagian depan telah kalian pelajari cara menyelesaikan persamaan linear satu variabel, salah satunya dengan substitusi (penggantian). Hal ini juga berlaku pada pertidaksamaan linear satu variabel.

4. Pertidaksamaan Linear Satu V ariabel Bentuk Pecahan

Pada bagian depan kalian telah mempelajari persamaan linear satu variabel bentuk pecahan dan penyelesaiannya. Konsep penyelesaian pada persamaan linear satu variabel bentuk pecahan dapat kalian gunakan untuk menyelesaikan pertidaksamaan linear satu variabel bentuk pecahan.

5. Grafik Himpunan Penyelesaian Pertidaksamaan Linear Satu

Variabel Grafik himpunan penyelesaian persamaan linear satu variabel ditunjukkan pada suatu garis bilangan, yaitu berupa noktah (titik). Demikian halnya pada pertidaksamaan linear satu variabel.

Demikianlah info singkat dari admin tarokutu.com tentang Pertidaksamaan Linear Satu Variabel, semoga bermanfaat. [tu]

Pertidaksamaan Linear Satu Variabel | admin | 4.5