Rumus Atom dan Perkembangan Teori Atom

Rumus Atom dan Perkembangan Teori Atom – Pada kesempatan ini admin tarokutu.com akan membagikan hal-hal yang penting dalam masalah Perkembangan Teori Atom dan Rumus Fisika yang berhubungan dengan Teori Atom. Yuk kita simak bersama penjelasan dari admin tentang Rumus Atom dan Perkembangan Teori Atom secara lengkap.

Perkembangan Teori Atom

Perkembangan Teori Atom

 

Model Atom Dalton

Secara garis besar teori atom Dalton dapat disimpulkan sebagai berikut :

  1. Atom merupakan bagian terkecil dari suatu zat yang tidak bisa dibagi lagi.
  2. Atom-atom penyusun zat tertentu memiliki sifat yang sama.
  3. Atom unsur tertentu tidak bisa berubah menjadi atom unsur lain.
  4. Dua atom atau lebih dapat bersenyawa (bereaksi) membentuk molekul.
  5. Dalam reaksi kimia perbandingan antara atom-atom penyusunnya mempunyai perbandingan yang tertentu dan sederhana.
  6. Dalam reaksi kimia pada dasarnya terjadi penyusunan kembali atom-atom penyusun zat.

Model Atom Thomson

Thomson mengajukan model atom untuk pertama kali (1904), yaitu sebagai berikut :

  1. Atom bukan bagian terkecil dari zat.
  2. Atom mempunyai muatan positif yang tersebar merata ke seluruh atom yang dinetralkan oleh elektron-elektron yang tersebar di antara muatan positif itu.
  3. Massa elektron jauh lebih kecil dari massa atom.

Model Atom Rutherford

Rutherford menyusun model atomnya yang secara garis besar adalah sebagai berikut :

  1. Pada atom muatan positif dan sebagian besar massa atom terpusat pada suatu titik, yaitu di tengah-tengah atom yang kemudian disebut inti atom.
  2. Sebagian besar ruangan dalam atom merupakan ruang kosong, yang ditunjukkan oleh banyaknya partikel alpa yang diteruskan dalam percobaan Rutherford.
  3. Di luar inti pada jarak relatif jauh, elektron bergerak mengelilingi inti dalam lintasan-lintasan seperti planet-planet mengitari matahari dalam sistim tata surya.

Model Atom Bohr

Bohr mengemukakan teori atomnya untuk menutupi kelemahan atom Rutherford dengan mengemukakan tiga postulatnya yaitu :

  1. Elektron berotasi mengelilingi inti tidak pada sembarang lintasan, tetapi pada lintasan-lintasan tertentu tanpa membebaskan energi. Lintasan ini disebut lintasan stasioner dan memiliki energi tertentu.
  2. Elektron dapat berpindah dari lintasan yang satu ke lintasan yang lain. Jika elektron pindah dari lintasan berenergi rendah (lintasan dalam) ke lintasan berenergi tinggi (lintasan luar) akan menyerap energi dan sebaliknya akan memancarkan energi. Energi yang dipancarkan atau diserap elektron sebesar hf.
  3. Lintasan-lintasan yang diperkenankan elektron adalah lintasan-lintasan yang mempunyai momentum sudut kelipatan bulat dari \frac{h}{2\pi }

 

Secara garis besar hal-hal yang penting dalam Perkembangan Teori Atom adalah sebagai berikut :

1. Teori atom Rutherford dan teori atom Bohr mempunyai kesamaan, yaitu massa atom terpusat pada satu titik yang dinamakan inti atom.

2. Untuk menjelaskan/menutupi kelemahan atom Rutherford, Bohr mengemukakan tiga postulatnya yaitu :

  • Elektron berotasi mengelilingi inti tidak pada sembarang lintasan, tetapi pada lintasanlintasan tertentu tanpa membebaskan energi. Lintasan ini disebut lintasan stasioner dan memiliki energi tertentu.
  • Elektron dapat berpindah dari lintasan yang satu ke lintasan yang lain. Jika elektron pindah dari lintasan berenergi rendah (lintasan dalam) ke lintasan berenergi tinggi (lintasan luar) akan menyerap energi dan sebaliknya akan memancarkan energi. Energi yang dipancarkan/diserap elektron sebesar hf.
  • Lintasan-lintasan yang diperkenankan elektron adalah lintasan-lintasan yang mempunyai momentum sudut kelipatan bulat dari \frac{h}{2\pi }.

3. Besarnya jari-jari lintasan orbit elektron menurut Bohr adalah :

r=\frac{n^{2}h^{2}}{4mk\pi ^{2}e^{2}}

4. Besarnya energi total elektron atom hidrogen dalam tingkat dasar adalah -13,6 eV sehingga untuk mengionkan atom hidrogen diperlukan energi sebesar 13,6 eV.

5. Berdasarkan hasil pengamatan spektrum yang dipancarkan oleh atom hidrogen terdapat lima derat spektrum yaitu :

  • Deret Lyman (pada daerah sinar ultra violet)
  • Deret Balmer (pada daearah cahaya tampak)
  • Deret Pashen (pada daerah sinar infra merah ke-1)
  • Deret Brackett (pada daerah sinar infra merah ke-2)
  • Deret Pfund (pada daerah sinar infra merah ke-3)

6. Elektron akan menyerap energi jika berpindah dari tingkat energi rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi (dari lintasan dalam ke lintasan luar), dan sebaliknya akan memancarkan energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik jika berpindah dari tingkat energi tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah (dari lintasan luar ke lintasan lebih dalam).

Baca :

7. Untuk menjelaskan atom berelektron banyak teori mekanika kuantum menggunakan empat macam bilangan kuantum yaitu :

  • bilangan kuantum utama (n)
  • bilangan kuantum orbital (l)
  • bilangan kuantum magnetik (ml)
  • bilangan kuantum spin (ms)

8. Efek Zeeman yaitu gejala terpecahnya spektrum garis menjadi garisgaris halus apabila melewati medan magnet. [tu]

Rumus Atom dan Perkembangan Teori Atom | admin | 4.5