Rumus Fisika Inti Atom dan Radioaktivitas

Rumus Fisika Inti Atom dan Radioaktivitas – Pada kesempatan ini admin tarokutu.com akan berbagi hal-hal penting yang harus dipahami dalam masalah Inti Atom dan Radioaktivitas serta Rumus Fisika Inti Atom dan Radioaktivitas.

1. Proton dan neutron adalah partikel penyusun inti, dalam inti atom proton dan neutron dapat bersatu karena adanya gaya ikat inti.

2. Energi ikat inti diperoleh dari defek massa, yaitu terjadinya penyusutan massa inti atom jika dibandingkan dengan jumlah massa seluruh partikel penyusun inti atom, yaitu proton dan neutron. Besarnya defek massa dinyatakan :

\Delta m=\justify ( Zm_{p}+\justify ( A-Z \right )m_{n} \right )-m_{inti}

3. Ada tiga jenis sinar radiasi radioaktif, yaitu sinar alpha, beta, dan gamma. Daya tembus sinar gamma paling kuat dan sinar alpha paling lemah, sedangkan untuk daya ionisasi sinar alpha paling besar, sedangkan sinar gamma paling kecil.

4. Jika suatu atom radioaktif memancarkan sinar alpha maka akan menyebabkan nomor atom berkurang dua dan nomor massanya berkurang empat, sedangkan bila memancarkan sinar beta nomor atom bertambah satu sedangkan nomor massanya tetap. Pemancaran sinar gamma merupakan pemancaran gelombang elektromagnetik yang berenergi tinggi/ frekuensi tinggi.

5. Aktivitas inti radioaktif yaitu keaktifan zat radioaktif untuk memancarkan sinar radioaktif yang besarnya tergantung pada jumlah zat radioaktif mula-mula, yang dinyatakan :

R = λ N atau R = – \frac{dN}{dt}

6. Waktu paruh unsur radioaktif yaitu waktu yang diperlukan oleh unsur radioaktif untuk meluruh sehingga unsur radioaktif yang belum meluruh tinggal separuhnya. Waktu paruh dinyatakan dalam : T_{1/2}=\frac{ln2}{\lambda }

7. Hubungan antara jumlah zat radioaktif yang masih aktif dengan jumlah zat radioaktif mula-mula setelah meluruh dalam waktu t dinyatakan :

N=\left ( 1/2 \right )^{n}N_{0}

8. Unsur radioaktif dapat dikelompokkan ke dalam empat deret radioaktif yaitu :

Deret radioaktif

9. Reaksi pada inti atom dibedakan menjadi dua, yaitu reaksi fisi dan reaksi fusi. Reaksi fisi yaitu reaksi pembelahan inti atom menjadi intiinti yang lebih ringan, sedangkan reaksi fusi yaitu reaksi penggabungan dua inti atom membentuk inti atom. Sebagai contoh :

Reaksi fisi :

_{92}^{ }\textrm{U}^{235}+_{0}^{ }\textrm{n}^{1}\rightarrow _{54}^{ }\textrm{Xe}^{235}+_{38}^{ }\textrm{Sr}^{94}+2_{0}^{ }\textrm{n}^{1}+Q

Reaksi fusi :

_{1}^{ }\textrm{H}^{2}+_{1}^{ }\textrm{H}^{2}\rightarrow _{1}^{ }\textrm{H}^{1}+4MeV

10. Reaktor atom/reaktor nuklir yaitu tempat untuk berlangsungnya reaksi inti. Reaktor atom berdasarkan tujuannya dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu reaktor penelitian, reaktor daya, dan reaktor produksi isotop.

Baca :

11. Radioisotop banyak dimanfaatkan dalam segala bidang antara lain penelitian ilmiah, bidang kedokteran, farmasi, industri, pertanian, dan sebagainya. Misalnya isotop Co-60 digunakan untuk penyinaran penderita kanker yaitu untuk membunuh sel-sel kanker tersebut, selain itu dapat digunakan untuk menyeterilkan alat-alat bedah maupun alat-alat medis dengan penyinaran sinar gamma yang dihasilkan radioisotop tersebut. [tu]

Rumus Fisika Inti Atom dan Radioaktivitas | admin | 4.5