Rumus Gelombang

Rumus Gelombang – Pada kesempatan ini admin tarokutu.com akan berbagi informasi mengenai Rumus Gelombang dan rangkuman materi tentang Gelombang yang perlu anda ketahui. Jadi akan memudahkan untuk cepat memahami pelajaran tentang Gelombang.

Dalam fisika dikenal berbagai macam gelombang, misalnya: gelombang cahaya, gelombang bunyi, gelombang tali, gelombang air, dan sebagainya, yang dikelompokkan berdasarkan sifat-sifat fisisnya. Apakah sebenarnya gelombang itu?Rumus Gelombang

Gejala gelombang dapat diperlihatkan dengan mudah, apabila kita melemparkan batu ke dalam kolam yang airnya tenang, maka pada permukaan air kolam itu akan timbul usikan yang merambat dari tempat batu itu jatuh ke tepi kolam. Usikan yang merambat pada permukaan air tersebut disebut gelombang.

Apabila di permukaan air itu terdapat benda terapung, misalnya kayu, maka kayu itu hanya bergerak naik turun tidak ikut bergerak ke tepi. Hal ini menunjukkan bahwa yang merambat hanya gelombangnya, sedangkan airnya tidak ikut bergerak bersama gelombang. Air hanya sebagai medium rambatan gelombang. Jadi, pada perambatan gelombang mediumnya tetap.

Berikut ini beberapa hal penting berhubungan dengan gelombang dan Rumus Gelombang.

  1. Gelombang adalah rambatan energi getaran.
  2. Gelombang mekanik yaitu gelombang yang merambat memerlukan medium/zat perantara.
  3. Gelombang elektromagnetik yaitu gelombang yang merambat tanpa memerlukan medium/zat perantara.
  4. Gelombang transversal yaitu gelombang yang arah rambatannya tegak lurus arah getarannya.
  5. Gelombang longitudinal yaitu gelombang yang arah rambatannya sejajar arah getarannya.
  6. Persamaan gelombang berjalan Y = A sin (wt ± kx)
  7. Persamaan gelombang stasioner pada ujung bebas : Y = 2A cos kx sin wt Letak kedudukan simpul-simpul dari ujung bebas Xs = (2n – 1) ¼l Letak kedudukan perut-perut dari ujung bebas Xp = ( n – 1) ½l.
  8. Persamaan gelombang stasioner pada ujung terikat : Y = 2A sin kx cos wt Letak kedudukan simpul-simpul dari ujung bebas Xs = ( n – 1)½ l Letak kedudukan perut-perut dari ujung bebas Xp = (2n – 1) ¼l
  9. Untuk mengukur cepat rambat gelombang pada dawai dapat dilakukan dengan percobaan Melde yang dituliskan dalam persamaan v=\sqrt{\frac{Fl}{m}}=\sqrt{\frac{F}{\mu }}=\sqrt{\frac{F}{\rho A}}
  10. Sumber bunyi adalah benda yang bergetar. Sumber bunyi dapat berupa plat getar, dawai tali, atau kolom udara, seperti pada harmonika, gitar, dan seruling.
  11. Frekuensi nada-nada yang dihasilkan oleh sumber bunyi yang berupa dawai/tali dengan frekuensi nada dasarnya merupakan perbandingan bilangan bulat. f_{0}:f_{1}:f_{2}:f_{3}:...=\frac{v}{2l}:2\left ( \frac{v}{2l} \right ):3\left ( \frac{v}{2l} \right ):4\left ( \frac{v}{2l} \right )=1:2:3:4:...
  12. Frekuensi nada-nada yang dihasilkan oleh pipa organa terbuka dengan frekuensi nada dasarnya merupakan perbandingan bilangan bulat. f_{0}:f_{1}:f_{2}:f_{3}:...=\frac{v}{2l}:2\left ( \frac{v}{2l} \right ):3\left ( \frac{v}{2l} \right ):4\left ( \frac{v}{2l} \right )=1:2:3:4:...
  13. Intensitas bunyi yaitu besarnya energi bunyi yang menembus permukaan bidang tiap satu satuan luas tiap detiknya.
  14. Ambang pendengaran yaitu intensitas bunyi terkecil yang masih dapat didengar oleh telinga manusia. Besarnya ambang pendengaran sebesar 10-12 Watt/m².
  15. Ambang perasaan yaitu intensitas bunyi terbesar yang masih dapat didengar telinga manusia tanpa menimbulkan rasa sakit, besarnya ambang perasaan sebesar 1 Watt/m².
  16. Taraf intensitas bunyi yaitu perbandingan logaritma antara intensitas bunyi dengan ambang pendengaran yang dinyatakan dalam persamaan TI = 10\frac{log I}{log I_{0}}
  17. Layangan bunyi yaitu peristiwa terdengarnya keras lemahnya bunyi yang diakibatkan interferensi antara dua gelombang bunyi yang mempunyai frekuensi yang berbeda sedikit. Frekuensi layangan bunyi yaitu banyaknya layangan bunyi yang tejadi tiap sekonnya. Dinyatakan dalam persamaan : f_{n}=\justify | f_{1}-f_{2} \right |
  18. Effek Doppler yaitu peristiwa perubahan frekuensi bunyi yang terdengar oleh pendengar apabila terjadi gerak relatif antara sumber bunyi dengan pendengar. Frekuensi bunyi akan terdengar lebih tinggi jika antara sumber bunyi dengan pendengar bergerak saling mendekati atau pendengar diam sumber bunyi bergerak mendekati pendengar atau sebaliknya. Sedangkan frekuensi bunyi akan terdengar lebih rendah jika antara sumber bunyi dengan pendengar bergerak saling menjauhi atau pendengar diam sumber bunyi bergerak menjauhi pendengar atau sebaliknya. Effek Doppler dirumuskan :

Baca :

Demikianlah info singkat dari admin tarokutu.com tentang Rumus Gelombang yang bisa dibagikan untuk anda. Semoga bermanfaat dan bisa membantu anda dalam belajar Rumus Fisika. [rs]

Rumus Gelombang | admin | 4.5