Rumus Kimia Natrium Klorida

Rumus Kimia Natrium Klorida – Pada kesempatan ini admin tarokutu.com akan berbagi informasi mengenai Rumus Kimia Natrium KloridaNatrium klorida, juga dikenal dengan garam dapur, atau halit, adalah senyawa kimia dengan rumus molekul NaCl. Senyawa ini adalah garam yang paling memengaruhi salinitas laut dan cairan ekstraselular pada banyak organisme multiselular. Sebagai komponen utama pada garam dapur, natrium klorida sering digunakan sebagai bumbu dan pengawet makanan.

Rumus Kimia Natrium Klorida

Rumus Kimia Natrium Klorida

NaCl atau natrium klorida ialah senyawa penting yang di perlukan oleh tubuh yang di kenal sebaga garam dapur. Walau natrium klorida termasuk penting dan perlu di konsumsi tubuh namun hanya perlu di konsumsi dalam jumlah sedikit untuk menyuplai tubuuh dengan elektrolit dan membantu otot agar rileks.

Jika di konsumsi dalam jumlah besar maka senyawa ini akan menyebabkan masalah pada kesehatan seperti tekanan darah tinggi atau hypertensi. Senyawa ini di temukan dalam banyak produk maka sering kita tidak sadar telah mengkonsumsi terlalu banyak. Daging asap, saus, bumbu instan, makanan olahan dan makanan ringan lebih banyak mengandung natrium klorida yang tinggi. Kita lebih sering menemui natrium klorida dalam bentuk kristal yang di sebut garam dapur.

Baca :

Penggunaan yang tepat akan mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, Natrium klorida merupakan komponen yang oenting dari semua cairan tubuh termasuk dalam darah. Ntrium klorida sering di temukan di dalam minuman kebugaran sebagai elektrolit. Ini memungkinkan yransmisi sinyal listrik antar syaraf. Sebagai alasan, Senyawa ini membantu dalam relaksasi otot. NAtrium klorida mempunyai peran penting dalam penyerapan nutrisi di dalam sel.

Jarang sekali di temui seseorang dengan keluhan kekurangan natrium klorida . Kasus kekurangan natrium klorida menjadi kasus yang sangat langka, ini akan menyebabkan kram otot. Kondisi seperti ini umumnya terjadi pada iklim yang sangat panas atau sesaat setelah latihan fisik berat. Umumnya di tandai dengan berbagai gejala seperti pingsan, sakit kepala, muntah, mual, kram otot, pusing, atau kombinasi dari seluruh gejala tersebut.

Dalam kondisi lain di kenal dengan nama hiponatremia yang menyebabkan gejala yang sama, nemun jika kasus sudah ekstrim maka akan menimbulkan kejang, koma, kerusakan otak dan kematian. ini terjadi karena natrium keluar dari tubuh karena asupan cairan yang berlebihan. Beberapa atlet dan pelari marathon beresiko mengalami gangguan ini.

Sebelum adanya lemari pendingin, natrium klorida di gunakan sebagai bahan pengawet, walau begitu penggunaan natrium klorida masih banyak di gunakan dalam minuman soda dan makanan moderen yang tergolong instan. Saat diet, kelebihan garam akan menyebabkan meningkatnya resiko tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi yang tidak terkendali akan memicu penderita terkena stroke dan penyakit jantung.

Penderita ginjal dan seorang bayi sering di anjurkan untuk membatasi dalam asupan garam dari makanan. Gangguan yang terjadi pada ginjal akan menyebabkan kelebihan garam tidak bisa di keluarkan dari dalam tubuh dengan sempurna oleh urin. Dengan diet rendah lemak dan tinggi kalium di ketahui dapat membantu mengontrol kadar natrium, walau hal ini bukan sebagai pengganti pembatasan konsumsi garam yang berlebih.

Sodium Chlorida sebagai Inhibitor Benih Rekalsitran

Sodium Chlorida atau Natrium Chlorida (NaCl) yang dikenal sebagai garam adalah zat yang memiliki tingkat osmotik yang tinggi. Zat ini pada proses perlakuan penyimpanan benih recalsitran berkedudukan sebagai medium inhibitor yang fungsinya menghambat proses metabolisme benih sehingga perkecambahan pada benih recalsitran dapat terhambat. Dengan kemampuan tingkat osmotik yang tinggi ini maka apabila NaCl terlarut di dalam air maka air tersebut akan mempunyai nilai atau tingkat konsentrasi yang tinggi yang dapat mengimbibisi kandungan air (konsentrasi rendah)/low concentrate yang terdapat di dalam tubuh benih sehingga akan diperoleh keseimbangan kadar air pada benih tersebut.

Baca :

Hal ini dapat terjadi karena H2O akan berpindah dari konsentrasi yang rendah ke tempat yang memiliki konsentrasi yang tinggi. Hal ini merupakan hal yang sangat menguntungkan bagi benih recalsitran, karena sebagaimana kita ketahui benih recalsitran yaitu benih yang memiliki tingkat kadar air yang tinggi dan sangat peka terhadap penurunan kadar air yang rendah. Kadar air yang tinggi menyebabkan benih recalsitran selalu mengalami perkecambahan dan berjamur selama masa penyimpanan atau pengiriman ketempat tujuan. Namun dengan perlakuan konsentrasi sodium chlorida (NaCl) maka hal ini dapat teratasi.

Demikianlah info Rumus Kimia Natrium Klorida dari admin tarokutu.com, semoga bermanfaat. [tu]

Rumus Kimia Natrium Klorida | admin | 4.5